You are currently browsing the monthly archive for Agustus 2008.
INI asli seru… benar-benar seru dan sangat seru. Untuk kali pertamanya aku diajak Ayah pergi hiking. Bukan hiking sembarang hiking, tapi benar-benaran hiking yang kata Ayah bisa disebut tracking. Walhasil aku nyaris K.O lantaran “ngantuk” tak sanggup mendaki di jalanan terjal yang begitu panjang dan melelahkan.
Sebenarnya aku tak tahu bakal diajak kemana oleh Ayah. Yang jelas, Minggu pagi, pagi-pagi sekali aku sudah dibangunkan, disuruh mandi, minum susu, dan pakai baju cantik. Tak kirain mau diantar ke sekolah, karena rutinitas yang sama aku jalani tiap pagi.
“Sya sekolah Yah?” begitu tanyaku ke Ayah. “Bukan,” kata Bunda, “Sya ikut Ayah aja jalan-jalan, Bunda yang pergi ke sekolah,” tambah Bunda.
Beberes selese, aku dan Ayah mengantar Bunda dulu ke sekolah, karena beliau akan mempersiapkan pawai alegoris. Dari sekolah Bunda, barulah aku diajak Ayah ke pantai. Ngapain?
JANGAN sangka kalau aku termasuk murid yang rajin-rajin banget ke sekolah. Di samping sering terlambat karena jarak rumah ke sekolah cukup jauh, aku beberapa kali tidak masuk sekolah. Kalau tidak salah sudah 2 kali aku tak masuk tanpa pemberitahuan. Di luar itu sekali tak datang karena benaran sakit.
Kemana aku 2 kali tidak sekolah? Pertama pada 30 Juli lalu yang kebetulan liburan Isra’ Mi’raj, aku pergi jalan ke Bukiktinggi bareng Bunda dan keluarga Abi-Umi yang membawa serta Bang Alif dan Dedek Rara. Mereka baru datang dari Muara Tembesi, Jambi. Di samping liburan, Abi dan Umi punya agenda khusus ke Padang untuk berbelanja barang di Bukiktinggi buat mengisi toko mereka.
Di Bukiktinggi, kami nginap di hotel. Dingin banget, tapi aku sudah terbiasa kok. Karena tahun baru lalu aku juga nginap di hotel yang ada di Bukiktinggi. Kami jalan-jalan ke kebun binatang dan lokasi wisata lainnya. Kami baru balik ke Padang pada hari Jumat 31 Juli. Karena tiba di Padang sore hari, otomatis aku tak sekolah paginya.











Komentar Ceritaku