SAAT liburan seperti ini, aku sangat senang. Karena Bunda lebih sering di rumah menemaniku bermain. Sesekali kami pergi jalan bareng. Ke pasar, ke mall, atau ke sekolahnya untuk sekadar melihat persiapan masuk ke tahun ajaran baru.
Yang lebih asyik adalah ketika Ayah juga libur. Hari Sabtu menjadi hari wajib bagi kami untuk jalan-jalan. Seperti Sabtu lalu (5/7), jelang siang aku sudah merengek-rengek ke Ayah dan Bunda untuk pergi jalan. Permintaanku ke mereka mau main ke PA (Plasa Andalas). Karena di situ ada Zone 2000 yang sarana permainannya jauh lebih lengkap dari Time Zone di Matahari maupun Fun Station di Minang Plaza. Dan aku terhitung sering main ke PA.
Tak ada alasan untuk Ayah untuk tidak membawaku ke sana. Berdua kami ke sana, sementara Bunda menyusul kemudian karena harus pergi kondangan dulu. Seperti biasa, permainan favoritku adalah mandi bola, naik komedi putar, dan kereta api. Sayangnya hari itu, karena ada pemadaman listrik bergilir, AC Zone 2000 mati. Semua keringatan, termasuk Sya, apalagi Ayah. Bunda yang datang kemudian, mengaku gerah, dan akhirnya kami turun untuk makan dulu di KFC.
Usai makan (kalau aku mah cuma makan engkis= ice cream), shopping sebentar di Ramayana. Setelah itu, karena hari menjelang sore, Bunda mengajak main ke Taplau (tepi laut) Pantai Padang. Bermain ombak tentunya. Ayah setuju saja. Karena beliau mengincar moment sunset untuk diabadikannya dengan kamera barunya, Canon EOS 400D. Oh iya… Ayah memang gila memburu lanskap-lanskap cantik, termasuk menjepret diriku (yang rajin nagih dijepret), he3x.
Jadilah sore itu, Sya bermain ombak sama Bunda. Karena tak bawa baju ganti, terpaksa aku cuma pakai daleman doang. Biarlah yang penting asyik, walaupun bikin aku kuyup…
Semakin senja, pemandangannya makin keren. Ayah banyak dapet foto-foto matahari terbenam, dan juga foto-foto aku bersama Bunda. Lihat saja hasilnya… Keren kan? (***)











1 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Juli 14, 2008 pada 3:00 pm
hendri
ikuuuuttt… kok abang ga diajaaaak
(